Pertama Kali Merajut

Pertama kali merajut tahun 2014 bulan desember *iya saya pemain baru kalau sekarang masih 2016, atau newbie lah*.
Waktu itu janjian dengan seorang perajut yang punya toko benang kecil dengan sistem belajar gratis tapi beli bahan benang disana.

Datang kesana ketemu dengan dua orang lainnya yang akhirnya sekarang jadi berteman baik.

Waktu itu merajut ala knitting. Pakai breien dan benang warna pink fushia *hadeh*.

Jadi produk apa? 3 jam saya disana jadi produk bandana segaris.
Tempel manik-manik plastik buat oleh2 CK *my kids* dirumah. Hahah

Ternyata knitting itu susah sodara2 wkwkwk

Selanjutnya pertemuan berikutnya bikin janji lagi dengan temannya guru rajut saya, merajut ala crochet dengan judul proyek sepatu bayi.

Pakai hakken 3/4 dan benang katun sembur langsung jalan 2 ply.
3 jam juga bikin alas sepatunya ga jadi2, mlungker mulu kaya krupuk. Plus hujan pula …

Pulang dengan kelaparan mampir masjid dan makan mie ayam di pinggir jalan. Hahahahahah

Maafkan mama nak ga bawa produk apa2 hari itu *halaahh*

Dirumah mencoba bikin sendiri sepatu rajutnya, berbekal youtube. Dan akhirnya bisa bikin walaupun masih kacau balau hitungannya.
Ok saya ga baca pola dan belum bisa baca pola.

Minggu berikutnya diberi tahu kalau disolo ada perkumpulan rajuter di kota ini. Gabung di fesbuk dan lihat jadwal kumpulnya kapan, jadilah januari 2015 saya pertama kalinya unjuk gigi modal neka dengan kemampuan pas2an.

Gabung di grup itu, bikin saya nambah banyak teman. Dan semakin termotivasi untuk bisa menghasilkan produk lainnya. Sayangnya di grup ini kebanyakan crochet. Jadi knitting saya kembangkan sendiri.

Beli hakken mahal pertama (90rb rupiah) menggantikam hakken kenangan 2000 rupiah. Semakin memotivasi diri untuk bisa merajut *enak hakkennya hahah*

Lama kelamaan jadi semakin tahu dan banyak produk nya yaitu tas. Belajar (kali ini pakai bayar 25.000 dan hakken tulip 25.000 total 50.000) bikin basic tas/dompet. *gurunya gak nyaman tapi ya sudahlah, mau kemana lagi karena terlihat cuma dia yang meyakinkan diantara teman grup*

Coba bikin tas pertama kali dan jadi besar walaupun ngawur tanpa baca pola *pas berguru bayar proyeknya dompet koin kecil dasar bikin tas*. Semakin semangat untuk ngrajut dan karena waktu itu masih nganggur, jadi hasil tas semakin banyak (15 tas dalam waktu 5 bulan) dan buka usaha jual bahan rajutan&craft *masih berjalan sampai hari ini*.

Mengembangkan pola dan motif lihat dari youtube, sampai akhirnya memberanikan diri untuk ikut kursus sepatu rajut yang lagi-lagi gurunya gak nyaman itu *pakai bayar 110.000/paket*. Dapet ilmu lagi, pulang semakin semangat.

Berani merambah ke sepatu rajut dan akhir tahun 2015 berani mengajar kursus rajut bermodalkan ilmu knitting, crochet yang dilihat dari youtube almost everyday *belum bisa baca pola tapi produk udah banyak*.

Visit my FB page : DSY

image
Keterangan gambar : sepatu bayi pola ngawur dan lihat benang bulky fushia itu? Yak itulah hasil knitting saya hahaha

salam kreasi DSY

Advertisements

Published by

Frayana

Woman who loves knitting and crochet and playing music

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s