When you start the project

Salah satu cara saya untuk mengorganising *betul gak sih ini* peralalatan dan kebutuhan merajut sebuah proyek rajutan adalah dengan meletakkannya di dalam satu wadah khusus.

Tidak bercampur dengan koleksi benang dan alat rajut lainnya.
Jadi ibaratnya kita ambil alat dan benang yang cocok dari lemari penyimpanan kita, lalu kita letakkan di wadah khusus sampai proyek itu selesai.

Like i did yesterday

image

Ini mau bikin tas puff stitch yang pasti bakalan super duper lama selesainya *tanpa target* karena
1. Saya udah bosen banget sama benang nilon dan mainan tas.
2. Tasnya lumayan gede, pokoknya benang gulungan itu 1/2kg saya habisin semua.

Yang saya keep di atas adalah 2 gulung benang nilon (pake warna kombinasi) seberat masing-masing 1/2kg.
Alas tas yang sudah jadi tinggal dirajut (irit waktu), hakken yg cocok dengan benangnya, lalu gunting. 
Biasanya bisa ditambahkan stitch marker. Tapi kalau hakkennya ga kepakai untuk proyek lain, pakai tanda hakken saja cukup tanpa SM.
Jarum tapestry nanti dulu, karena itu terakhir sekali setelah proyek selesai yang entah kapan. Lagipula membahayakan kalau si kecil menemukannya.

Begini salah satu cara saya menyimpan perkakas rajut.

salam kreasi DSY

Advertisements

Published by

Frayana

Woman who loves knitting and crochet and playing music

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s