Mengganti dan menyelipkan benang knitting

Merajut dengan teknik knitting, biasanya juga akan terjadi pergantian benang (benang habis maupun ganti warna).

Yang jadi masalah biasanya adalah benang yang “kleweran” gak rapi.
Cara merapikan benang biasanya ada dua cara dengan cara mengikutkan pada tarikan (fair isle teknik) atau menyelipkan dengan jarum tapestry.

Biasanya saya menggunakan keduanya. Ketika terjadi pergantian benang, saya gunakan teknik fair isle sekitar 5-6 tarikan, lalu saya lanjutkan dengan selipan jarum tapestry.

Salah satu cara “mengikutkan” benang dengan teknik fair isle hampir sama dengan ketika pergantian benang di merajut crochet. Yang ribet mana? Lebih ribet knitting karena pakai menyangkutkan , ga bisa langsung seperti crochet.

Mari kita lihat saja contohnya

Posisi awal seperti ini, dimana yang saya lingkari hijau adalah 2 helai benang yang akan dijepit/dibawa. Saya mengganti warna benang dari merah ke krem.

image

Supaya benangnya rapi, kita bawa ke sisi atas benang krem yang sehelai seperti ini

image

Jadi bisa dilihat benang 2 helai ada di atas dan benang sehelai yang akan diambil ada dibawahnya. Ambil benang sehelai dengan teknik knit seperti biasa. Dengan catatan, ketika mengambil benang posisi breien di atas semua helai benang.
Jadi dari bawah urutannya benang yang akan ditarik 1 helai, lalu 2 benang sisa yang akan dijepit/dibawa, lalu breien.

image

Setelah kita knit, maka hasilnya akan seperti gambar diatas. Lihat benang krem yang berderet rapi itu kan ….

Beda membawa benang dengan fair isle teknik dan menggunakan jarum tapestry ada di kekuatannya. Lebih kuat yang teknik fair isle.

visit&like my FB Page : DSY
Thank You ^^

Advertisements

Topi Knitting

Karena saking banyaknya benang knitting koleksi, minggu lalu saya berjibaku membuat topi knitting.
Itu lho topi yang halus, melar dan ada pom’pomnya di atas kepala. Modelnya kupluk.

Bikinnya pakai circular needle. Jarum knitting yang ada kabel penghubungnya.

Pertama, bikin cast on seperti knitting dengan breien biasa. Banyaknya Tergantung besar ply benangnya. Dimulai di angka 50 untuk anak  atau angka 70 untuk dewasa.

image

Selanjutnya setelah cast on selesai, menyambung dua sisi supaya jadi lingkaran topi. Jadi kita bikinnya dari bawah bukan atas seperti crochet.
Proses ini juga merupakan proses penting, supaya cast on nya ga “mluntir”.

image

Menyambungnya dengan cara di knit seperti biasa.

image

Perhatikan kedua sisi seperti gambar dibawah. Sisi nya harus sejajar. Sama2 diluar atau sama didalam. Supaya tidak muntir/tergulung.

Setelah tersambung menjadi lingkaran, cobalah test drive 2-3 baris knit untuk cek sisinya. Kalau ok lanjutlah.

Untuk bikin topi kupluk knit, biasanys bagian bawahnya kita bikin “ribbing”.

image

Ribbing bisa dibuat dengan cara bergantian Purl dan Knit.
Lebar ribbing sekitar 2-3cm.
Lalu lanjutkan dengan purl/knit saja atau bisa juga stockinette.

Perlu diperhatikan bahwa, ketika menggunakan circular needle maka kita akan bekerja di sisi luar/depan terus menerus. Sehingga jika membuat tusuk motif stokinette, maka tidak usah menggunakan purl (P). Kniiiitt saja terus.

Untuk pengurang bagian atas bisa menggunakan tusuk k2tog lalu tusuk tunggal lalu k2tog dst. Biasanya bagian yang paling ujung akan susah dikaitkan kalau sudah tinggal beberapa tusuk lagi.
Maka kita bisa pakai DPN needle seperti ini

image

Ribet? Ya iyalah  hahahaha
Gunakan tusuk tog(together) dan KOmbinasi DPN ini bergantian sampai mengecil lalu di kaitkan dengan jarum tapestry.

Jadi deh topi. .tinggal ujungnya kita beri pom-pom.

image

Bdw, saya pakai benang merk Ice Yarn yang warna magic light. Harga 2016 Rp.75.000/gulung sekitar 350gram.
Bagus ya, alur warnanya enak dilihat.

visit&like my FB Page : DSY
Thank You ^^